Jio menyiapkan konstelasi 1.600+ satelit senilai $10–15 miliar untuk menantang dominasi Starlink

Reliance Jio berencana menginvestasikan $10–15 miliar untuk membangun konstelasi satelit orbit rendah berjumlah lebih dari 1.600 unit, dan telah mengajukan proses persetujuan ke IN-SPACe serta International Telecommunication Union (ITU). Proyek ini ditujukan untuk menghadirkan layanan broadband berbasis ruang angkasa sekaligus konektivitas direct-to-device. Rencana tersebut turut menyoroti hambatan perizinan Starlink di India, terutama kekhawatiran keamanan terkait laser inter-satellite link (LISL) yang berpotensi merutekan data lintas negara. Pemerintah India disebut mempertimbangkan kewajiban agar trafik pengguna India harus turun (downlink) di gateway domestik atau membatasi fungsi LISL; hingga kini Starlink, OneWeb, dan Jio-SES belum mengantongi izin operasi resmi.