Ketua SEC AS Paul Atkins Dorong Kepastian Regulasi untuk Aset Digital
Ringkasan Pasar AI
Ketua SEC Paul Atkins mengisyaratkan percepatan "Crypto Initiative" AS untuk memperjelas aset digital mana yang merupakan sekuritas dan, yang krusial, mengumumkan MOU SEC-CFTC yang bersejarah untuk menyelaraskan definisi dan mengoordinasikan pengawasan. Hal ini mengurangi ambiguitas regulasi dan tumpang tindih yurisdiksi yang telah membatasi penerbitan, pencatatan, dan partisipasi institusional. Aturan yang lebih jelas dan pengawasan yang terpadu kemungkinan akan meningkatkan sentimen struktur pasar dan selera risiko jangka pendek di seluruh aset kripto utama.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
BTC/USDT+0.71%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pada 30 Juni, Ketua Securities and Exchange Commission (SEC) AS Paul Atkins dalam pidatonya di Economic Club of New York mengatakan Amerika Serikat sedang menindaklanjuti seruan pemerintahan Trump untuk menjadi "ibu kota kripto dunia". Melalui "Crypto Initiative" yang baru, SEC akan mempercepat pembaruan kerangka regulasi aset digital, termasuk memperjelas aset kripto mana yang dikategorikan sebagai sekuritas dan berada di bawah kewenangan SEC. Langkah ini ditujukan untuk memberi batas yang lebih tegas bagi penerbit, investor, dan pelaku usaha. SEC juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersejarah dengan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) guna menyelaraskan definisi kunci serta mengoordinasikan pembagian tanggung jawab pengawasan. Selama bertahun-tahun, industri kripto beroperasi di area abu-abu akibat aturan yang tidak jelas dan tumpang tindih kewenangan; kini AS berupaya mengubah kekosongan regulasi itu menjadi pijakan yang lebih kondusif bagi adopsi onchain dan inovasi kripto.