Broker terbelah soal prospek Trent usai pendapatan Q1 FY2025 naik 19% namun di bawah estimasi; target 2.733–3.500 rupee

Ringkasan Pasar AI
Pendapatan standalone Trent pada Q1 FY26 naik 19% YoY menjadi Rs 5.666 crore namun sedikit meleset dari beberapa estimasi, sehingga memicu pandangan broker yang terbelah. Ekspansi berlanjut dengan penambahan 1 Westside dan 19 Zudio (total 1.312 toko), namun muncul kekhawatiran terkait produktivitas yang lebih lemah dan persaingan. Dengan target berkisar dari Rs 2.733 (Sell) hingga Rs 3.500 (Outperform), ekspektasi jangka dekat terlihat lebih seimbang setelah reli YTD yang kuat.
Level dampak
● Rendah
Wawasan AIWawasan AI
● Netral
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Trent melaporkan pendapatan standalone kuartal I FY2025 sebesar 56,66 miliar rupee, naik 19% dari setahun sebelumnya, namun sedikit di bawah estimasi sebagian broker. Pada kuartal tersebut, perusahaan menambah 1 gerai Westside dan 19 gerai Zudio sehingga total gerai menjadi 1.312. Bernstein mempertahankan peringkat “Outperform” dengan target 3.500 rupee, Morgan Stanley tetap “Overweight” dengan target 3.151 rupee (di bawah harga penutupan), sementara Citi menegaskan kembali “Sell” dengan target 2.733 rupee. Saham Trent ditutup Senin di 3.343,8 rupee dan naik 16,6% sepanjang 2026, jauh mengungguli Nifty 50.