Pasar menanti perundingan AS-Iran, harga minyak mentah anjlok tajam

Ringkasan Pasar AI
Minyak mentah merosot tajam seiring pasar memperhitungkan berkurangnya risiko geopolitik dalam waktu dekat setelah laporan bahwa A.S. dan Iran akan memulai pembicaraan serta keputusan Trump sebelumnya untuk membatalkan serangan yang direncanakan. Prospek de-eskalasi menurunkan probabilitas gangguan pasokan dan premi risiko yang tertanam dalam WTI dan Brent, menekan harga energi dan berpotensi membebani saham-saham terkait energi serta ekspektasi inflasi dalam jangka pendek.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCO1OILWTI2USD/USDT-2.49%
Wawasan AI · NCCO1OILWTI2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Odaily Planet Daily melaporkan, ekspektasi pasar bahwa Amerika Serikat dan Iran akan segera menggelar perundingan baru menekan harga kontrak berjangka minyak mentah internasional pada sore hari waktu Pantai Timur AS, 2 Juni, mengawali pekan perdagangan. Hingga pukul 19.00 waktu Pantai Timur pada 2 Juni, WTI untuk pengiriman September di New York Mercantile Exchange turun ke level terendah US$74,78 per barel, merosot US$5,89 dari penutupan sesi sebelumnya atau 6,96%. Brent untuk pengiriman Oktober melemah ke level terendah US$81,55 per barel, turun US$6,38 dari penutupan sesi sebelumnya atau 7,26%. Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan di atas Air Force One pada sore 2 Juni bahwa AS akan mengadakan perundingan dengan Iran keesokan harinya. Sehari sebelumnya, Trump mengumumkan pembatalan rencana serangan militer terhadap Iran. (Xinhua)