SEC Tinjau Ulang Persetujuan Opsi Bitcoin Nasdaq Usai Keberatan CME
Ringkasan Pasar AI
SEC telah menangguhkan dan sedang meninjau kembali persetujuan bersyaratnya atas opsi indeks Bitcoin QBTC milik Nasdaq yang diselesaikan secara tunai, setelah adanya keberatan dari CME yang berargumen bahwa yurisdiksi eksklusif CFTC berlaku atas opsi yang terkait komoditas. Produk tersebut juga masih memerlukan pengecualian CFTC untuk dapat diluncurkan. Peninjauan ini memperpanjang ketidakpastian regulasi seputar derivatif Bitcoin di AS dan jalur pencatatan di bursa, yang berpotensi memperlambat peluncuran produk opsi baru sambil menunggu komentar yang jatuh tempo pada 24 Agustus.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.89%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
ChainThink melaporkan bahwa pada 2 Agustus, mengutip CoinDesk, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menangguhkan persetujuan atas opsi indeks Bitcoin Nasdaq berbasis penyelesaian tunai, QBTC, dan membuka kembali peninjauan setelah CME Group mengajukan keberatan hukum. Perintah terkait dipublikasikan pada 31 Juli.
Pada Mei, SEC sempat memberikan persetujuan bersyarat untuk pencatatan QBTC di Nasdaq PHLX. Meski begitu, produk tersebut masih memerlukan pengecualian (exemption) dari CFTC sebelum dapat diluncurkan.
Pada Juni, CME Group menyampaikan keberatan dengan alasan bahwa bitcoin merupakan komoditas, sehingga opsi yang secara langsung terkait dengan nilainya berada di bawah yurisdiksi eksklusif CFTC, bukan SEC. Jika pandangan CME diterima, SEC tidak berwenang menyetujui QBTC. Dalam skenario itu, Nasdaq harus mendaftar dalam kerangka CFTC sebagai tempat perdagangan berjangka atau swap yang teregulasi, atau merombak kontraknya agar melacak aset mirip sekuritas, seperti ETF Bitcoin spot.
Perintah terbaru mempertahankan status pembekuan atas persetujuan tersebut dan memberikan waktu hingga 24 Agustus bagi pihak-pihak terkait untuk menyampaikan komentar yang mendukung atau menolak. Penangguhan disebut berlaku sejak CME mengajukan pemberitahuan keberatan pada 11 Juni.