Samsung perkirakan kelangkaan chip memori bertahan hingga 2028
Ringkasan Pasar AI
Ekspektasi Samsung bahwa kelangkaan chip memori akan semakin parah hingga 2028, bersamaan dengan perjanjian pasokan lima tahun yang mencakup 60%–70% kapasitas dengan pembayaran di muka dan penetapan harga dasar, meningkatkan visibilitas serta perlindungan sisi bawah bagi arus kas semikonduktornya. Laba yang kuat dari unit semikonduktor berkontras dengan kerugian mobile yang mencapai rekor, memperkuat fokus pasar pada aliran laba chip yang berkualitas lebih tinggi. Dalam jangka dekat, hal ini dapat mendukung saham Samsung dan sentimen sektor.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCSKSAMSUNG2USD/USDT-0.05%
Wawasan AI · NCSKSAMSUNG2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Samsung Electronics memperkirakan kelangkaan chip memori akan semakin ketat dan berlanjut hingga 2028. Perusahaan menyatakan telah meneken kontrak pasokan berjangka minimal lima tahun dengan pelanggan-pelanggan utama, yang mencakup sekitar 60%–70% dari total kapasitas produksinya. Kontrak tersebut memuat ketentuan pembayaran di muka serta skema harga minimum.
Pada kuartal II 2023, divisi semikonduktor Samsung membukukan laba operasional 89,2 triliun won (sekitar US$61,7 miliar). Sementara itu, bisnis ponsel mencatat rugi kuartalan sebesar 700 miliar won, yang disebut sebagai rekor kerugian satu kuartal.
Kontrak jangka panjang ini memperkuat visibilitas dan kepastian profitabilitas bisnis semikonduktor Samsung, menjadi katalis positif yang material bagi saham SAMSUNG.