Ripple Kantongi Lisensi CASP di UE, Siap Perluas Layanan Kripto Patuh MiCA

Ringkasan Pasar AI
Lisensi Penyedia Layanan Aset Kripto (Crypto Asset Service Provider/CASP) Ripple di UE dari CSSF Luksemburg berdasarkan MiCA memperkuat kejelasan regulasi untuk layanan kustodi kripto, pertukaran, dan transfernya di seluruh UE. Persetujuan tersebut, dipasangkan dengan lisensi EMI Ripple yang sudah ada, meningkatkan distribusi infrastruktur pembayaran dan stablecoin-nya melalui kerangka kepatuhan terpadu. Dalam jangka dekat, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan institusional dan mempercepat adopsi di Eropa atas jalur pembayaran dan penyelesaian yang terkait dengan Ripple.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
XRP/USDT-1.76%
Wawasan AI · XRP/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Ripple, penyedia solusi perusahaan berbasis blockchain untuk sektor keuangan tradisional dan digital, mengumumkan telah memperoleh lisensi Crypto Asset Service Provider (CASP) dari Commission de Surveillance du Secteur Financier (CSSF) Luksemburg berdasarkan regulasi Markets in Crypto Assets (MiCA) Uni Eropa. "It's official: Ripple has received its EU CASP license. We are now fully MiCAcompliant and ready to meet growing European crypto demand" — Ripple (@Ripple) July 6, 2026 Lisensi CASP memungkinkan Ripple menawarkan layanan kripto yang sepenuhnya patuh MiCA di seluruh Uni Eropa dalam kerangka kepatuhan yang lebih seragam. Otorisasi ini mencakup layanan teregulasi terkait aset kripto, termasuk kustodian aset kripto, layanan perdagangan dan pertukaran kripto, serta transfer dan penyelesaian aset digital. Ripple menyampaikan kabar tersebut melalui akun X resminya. Persetujuan CASP ini terkait dengan lisensi Electronic Money Institution (EMI) Ripple yang sudah ada di UE. Melalui kombinasi keduanya, bank, perusahaan fintech, dan korporasi di Eropa dapat mengakses infrastruktur pembayaran aset kripto dan stablecoin milik Ripple, dengan peluang integrasi tunggal untuk kebutuhan penerimaan dan penyaluran dana. Cassie Craddock, Managing Director UK & Europe di Ripple, mengatakan infrastruktur pasar keuangan kian beralih ke on-chain, mulai dari pembayaran lintas negara dan settlement hingga manajemen kolateral dan aset bertoken. Menurutnya, bank dan fintech sedang membangun kapabilitas aset digital agar tetap kompetitif, dan Ripple siap mendukung transisi tersebut dalam skala besar. Ripple juga menyoroti Ripple Payments, solusi pembayaran lintas batas end-to-end yang aman dan berlisensi untuk mengatur aliran dana atas nama pelanggan. Platform ini menekankan kecepatan, transparansi, dan kepatuhan dalam jaringan pembayaran global, dengan total volume yang telah diproses melampaui US$100 miliar dan beroperasi di lebih dari 60 pasar. Matthew Osborne, UK & Europe Head of Policy, menyampaikan apresiasi kepada CSSF atas pendekatan konstruktif selama proses perizinan. Ia menilai Luksemburg telah menjadi pusat penting regulasi jasa keuangan di Eropa, menggabungkan keahlian pengawasan yang kuat dengan kerangka yang jelas dan proporsional untuk aset digital, sehingga dinilai sebagai rumah regulasi yang tepat bagi operasi Ripple di Eropa.