Nick Timiraos: Kenaikan Suku Bunga Pekan Depan Hampir Pasti, Tapi Satu Kali Langkah Tak Cukup Jinakkan Inflasi
Ringkasan Pasar AI
Pelaporan Nick Timiraos memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pertama dalam tiga tahun dan, yang krusial, mengindikasikan bahwa hal itu kecil kemungkinannya hanya sekali saja. Pasar telah bergeser menuju memperhitungkan siklus kenaikan yang lebih besar (setidaknya tiga kali kenaikan pada pertengahan 2027), mencerminkan kekhawatiran bahwa suku bunga ditetapkan terlalu rendah dan bahwa kondisi keuangan belum membatasi permintaan. Latar belakang ini biasanya mendukung USD dan menantang aset berisiko melalui tingkat diskonto yang lebih tinggi.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSIDXY2USD/USDT+0.04%
Wawasan AI · NCSIDXY2USD/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
BlockBeats melaporkan, 12 September, jurnalis yang kerap dijuluki "Fed Whisperer" Nick Timiraos menulis bahwa mayoritas investor kini menganggap Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pekan depan untuk pertama kalinya dalam tiga tahun. Pertanyaan yang lebih sulit adalah arah kebijakan setelah itu.
Timiraos menilai hampir tidak ada pihak di internal The Fed yang percaya kenaikan tunggal 25 basis poin akan cukup menahan inflasi. Jika The Fed benar-benar menaikkan suku bunga pekan depan, sinyal yang muncul adalah penilaian bahwa level suku bunga sebelumnya terlalu rendah, dan satu kali kenaikan tidak akan menyelesaikan masalah.
Sejak 1990-an, Federal Reserve hanya sekali melakukan kenaikan suku bunga yang bersifat "sekali jalan". Walsh pada Juli mengatakan ia tidak yakin The Fed piawai melakukan "fine-tuning", dan para analis menilai ketua yang skeptis terhadap fine-tuning kecil kemungkinannya menaikkan 25 basis poin lalu menyatakan tugas selesai.
Bulan lalu, Walsh juga menyebut bukti bahwa kondisi pembiayaan menahan aktivitas ekonomi masih minim. Jika pernyataan ini dijadikan alasan kenaikan suku bunga, pasar akan bertanya seberapa tinggi suku bunga harus naik. Tanpa penjelasan yang lebih jelas, pasar bisa membaca kenaikan suku bunga sebagai awal dari rangkaian langkah yang lebih besar.
Karena itu, investor pekan ini tak lagi memandang rapat September sebagai peristiwa terpisah. Pasar kini memperkirakan setidaknya tiga kali kenaikan suku bunga hingga Juni tahun depan, naik dari ekspektasi sebelumnya dua kali.