Pasar stablecoin kian terbelah dua jalur. Rangkuman data H1 2026: USDT mendominasi transaksi dunia nyata; USDC unggul di DeFi
Ringkasan Pasar AI
Data H1 2026 menunjukkan stablecoin tersegmentasi berdasarkan kasus penggunaan: USDT mendominasi pembayaran dunia nyata dan volume penyelesaian B2B, sementara USDC memimpin likuiditas DeFi dan aktivitas transfer onchain di Base dan Ethereum. Ini menegaskan pasar stablecoin dua jalur, membentuk ekspektasi untuk arus bursa/pedagang versus jaminan smart contract dan perutean likuiditas. Pemisahan ini dapat memengaruhi mikrostruktur pasar kripto melalui di mana likuiditas terkonsentrasi dan bagaimana permintaan penyelesaian berkembang.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.85%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Pasar stablecoin makin menunjukkan pemisahan yang tegas ke dua arena penggunaan. Data semester I 2026 (H1 2026) memperlihatkan USDT menjadi tulang punggung aktivitas komersial di dunia nyata: nilai pembayaran yang diselesaikan mencapai US$95 miliar, jauh di atas USDC yang tercatat US$14 miliar. Di segmen B2B senilai US$48 miliar, USDT menguasai 92% pangsa.
Sebaliknya, USDC memimpin di ranah DeFi. USDC menjadi yang terdepan dari sisi likuiditas on-chain, dengan volume transfer mencapai US$2,6 triliun di Base dan US$1,6 triliun di Ethereum.
Gambaran besarnya: transaksi ritel dan remitansi lebih banyak berjalan di atas Tether, sementara eksekusi smart contract cenderung bertumpu pada USDC.