Harga emas dan perak bergejolak setelah inflasi inti AS menguat, peluang kenaikan suku bunga The Fed tetap terbuka
Ringkasan Pasar AI
CPI inti bulan Agustus secara mengejutkan lebih tinggi, memperkuat ekspektasi bahwa The Fed mungkin tetap mempertahankan opsi kenaikan suku bunga tambahan dan menopang narasi suku bunga tinggi untuk lebih lama. Yield di front-end yang lebih kuat dan USD yang tetap didukung menciptakan latar belakang yang negatif bagi logam mulia dari sisi suku bunga, meskipun emas dan perak mencatat pergerakan tajam dan volatil. Dengan probabilitas kebijakan sudah tinggi sebelum rilis, data ini terutama mengunci kondisi yang ketat dan volatilitas lintas aset dalam jangka dekat.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT+0.25%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Harga spot emas dan perak melonjak tajam namun bergerak sangat volatil pada awal perdagangan Jumat di AS, setelah data CPI inti Agustus naik melebihi perkiraan dan membuat keputusan suku bunga Federal Reserve pada 15–16 September kembali condong ke opsi kenaikan.
Pada saat penulisan, emas spot diperdagangkan di sekitar US$4.377,40 per ons, naik 1,38%, sementara perak spot berada di US$64,945, menguat 2,12% pada sesi tersebut. Dari sisi posisi pasar, sentimen terbaru masih dinilai negatif terhadap logam mulia karena suku bunga tinggi.
CPI utama (headline) bertahan di 3,4% (year-on-year) pada Agustus, sesuai ekspektasi. CPI inti naik 0,3% (month-on-month), melampaui proyeksi kenaikan 0,2%. Laju tahunan CPI inti hanya turun tipis ke 2,4% dari 2,5%.
Laporan ini menyusul kenaikan PPI sebesar 0,4% (month-on-month) pada Kamis serta kenaikan suku bunga ECB sebesar 25 basis poin. Kombinasi itu membuat pelaku pasar enggan melawan tema "higher for longer". Peluang kenaikan suku bunga The Fed sudah berada di kisaran akhir 60% hingga awal 70% sebelum rilis CPI, dan kejutan pada inflasi inti menjaga penetapan peluang tersebut.
Imbal hasil Treasury AS tenor 2 tahun menguat, tenor 10 tahun bertahan di sekitar area 4,95%, sementara dolar tetap ditopang. Bagi emas, sinyal pasar dinilai jelas: CPI tidak cukup panas untuk memicu kepanikan baru, tetapi juga belum cukup dingin untuk menguatkan argumen jeda yang dikaitkan dengan Waller.