CACEIS Prancis Negosiasi Akuisisi Meria, Berpotensi Tambah 150.000 Nasabah Kripto
Ringkasan Pasar AI
Pembicaraan eksklusif CACEIS untuk mengakuisisi Meria akan menambah ~150.000 pelanggan dan €350m aset klien, mempercepat ekspansi bank besar Prancis yang teregulasi MiCA ke layanan kustodi, staking, dan tokenisasi. Langkah ini menandakan meningkatnya minat institusional terhadap platform aset digital yang patuh regulasi di Eropa dan memperkuat momentum di balik produk on-chain yang teregulasi, termasuk stablecoin ERC-20 dan dana yang ditokenisasi yang diterbitkan di Ethereum.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
ETH/USDT+3.87%
Wawasan AI · ETH/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
CACEIS, bank kustodian terbesar kedua di Prancis, tengah melakukan pembicaraan eksklusif untuk mengakuisisi platform kripto asal Prancis, Meria. Jika transaksi ini terealisasi, CACEIS akan menambah sekitar 150.000 pelanggan kripto serta aset nasabah senilai €350 juta, sekaligus memperoleh platform kripto berlisensi yang beroperasi di bawah kerangka Markets in Crypto-Assets (MiCA) Uni Eropa.
Meria berdiri pada 2017 dengan nama Just Mining dan berganti nama menjadi Meria pada 2022. Perusahaan ini dimiliki oleh pengusaha kripto Owen Simonin, dikenal juga sebagai Hasheur, yang menjalankan layanan broker kripto dan staking untuk nasabah ritel maupun institusi.
Rencana akuisisi ini muncul beberapa pekan setelah CACEIS menjadi institusi kredit pertama di Prancis yang memperoleh lisensi penyedia layanan aset kripto (CASP) MiCA pada Juni 2025. Mengambil alih pemain yang sudah mapan dinilai dapat mempercepat ekspansi bisnis aset digital CACEIS yang teregulasi, seiring meningkatnya permintaan layanan kripto berizin di Eropa.
Sumber industri menyebut Meria bukan target pertama yang didekati CACEIS dalam upaya memperbesar kehadirannya di sektor kripto. Seorang eksekutif mengatakan, "Mereka sudah lama mencari dan sebelumnya telah mendekati beberapa pemain lain."
Di Prancis, industri aset digital terus bertransformasi saat aturan MiCA mulai berlaku di seluruh Eropa. Kewajiban kepatuhan yang lebih ketat mendorong sebagian institusi keuangan memilih mengakuisisi perusahaan kripto yang sudah berjalan ketimbang membangun platform dari nol. Perusahaan pemegang lisensi MiCA menjadi incaran karena sudah memenuhi persyaratan regulator dan menawarkan layanan lebih luas dari sekadar perdagangan kripto, seperti staking, tokenisasi, serta infrastruktur aset digital—kapabilitas yang dapat mendukung produk masa depan, termasuk dana bertokenisasi dan sekuritas digital teregulasi.
Pembicaraan ini juga terjadi setelah Crédit Agricole meluncurkan stablecoin yang dipatok ke euro, EURXT. CACEIS menerbitkan token ERC20 tersebut di jaringan Ethereum dengan dukungan penuh euro di bawah kerangka MiCA. Sejumlah klien institusi juga menggunakan EURXT untuk berlangganan dana pasar uang bertokenisasi yang dikelola Amundi.
CACEIS sebelumnya memperluas operasinya di aset digital melalui layanan kustodian, dana bertokenisasi, serta produk ETF Bitcoin. Rencana penggabungan dengan Meria masih menunggu persetujuan regulator. Jika disetujui, langkah ini akan memperbesar portofolio aset digital di bawah Crédit Agricole.
Penafian: Informasi ini disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten ini bukan nasihat keuangan maupun nasihat dalam bentuk apa pun. Pembaca disarankan berhati-hati sebelum mengambil tindakan terkait perusahaan.