Aturan Leverage Longgar, Bank Inggris Berpotensi Tambah Kapasitas Pasar Gilt hingga £150 Miliar

Ringkasan Pasar AI
BoE berencana melonggarkan aturan leverage bank di Inggris dengan mengecualikan gilt yang tidak dibebani, yang berpotensi membebaskan kapasitas neraca dalam jumlah signifikan dan meningkatkan permintaan struktural terhadap obligasi pemerintah. Jika diterapkan, hal ini dapat menurunkan imbal hasil gilt dan mengurangi biaya layanan utang pemerintah, sekaligus meningkatkan efisiensi modal bagi pemberi pinjaman besar di Inggris. Namun, para pembuat kebijakan menyoroti risiko konsentrasi dan backstop, mengingat kembali episode-episode sebelumnya ketika aset yang dianggap aman justru memperbesar tekanan sistemik.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT+0.73%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bank of England (BoE) bersiap melonggarkan kerangka leverage ratio untuk perbankan, langkah yang dinilai dapat mengubah cara bank-bank Inggris menempatkan neraca mereka di pasar obligasi pemerintah (gilt). Rincian kebijakan akan dipaparkan dalam Financial Stability Report (FSR) yang dijadwalkan terbit pada 7 Juli 2026. Saat ini, leverage ratio minimum di Inggris berada di 3,25%. Aturan ini memperlakukan seluruh aset secara setara di neraca: pinjaman korporasi berisiko dan obligasi pemerintah Inggris mendapatkan perlakuan yang sama. Dampaknya, bank menjadi kurang terdorong untuk memperbesar kepemilikan utang pemerintah. Dalam reformasi yang diusulkan, BoE akan mengecualikan gilt "unencumbered" dari perhitungan leverage. Yang dimaksud "unencumbered" adalah gilt yang tidak dijaminkan sebagai kolateral dalam transaksi lain. Bank-bank besar sudah menghitung dampaknya. Barclays memperkirakan penghapusan gilt dari perhitungan leverage ratio dapat menambah kapasitas hingga £150 miliar ke pasar gilt. Lloyds menyampaikan proyeksi yang lebih konservatif, yakni tambahan permintaan gilt sekitar £30 miliar serta penghematan bagi pemerintah setidaknya £1 miliar per tahun. Jika dampak tersebut digabung di seluruh sektor, analis memperkirakan pemerintah dapat menghemat hampir £2,5 miliar per tahun dari biaya layanan utang. Langkah ini menjadi kelanjutan dari arah kebijakan regulasi BoE. Pada Desember 2025, BoE menurunkan persyaratan modal ke tolok ukur Tier 1 sebesar 13%. Peninjauan leverage ratio dipandang sebagai bab berikutnya. Regulator AS juga menyesuaikan pembatasan leverage pada akhir 2025, dan kajian BoE dinilai sejalan dengan perubahan di seberang Atlantik. Tetap ada catatan risiko. Mantan Deputi Gubernur BoE Sam Woods memperingatkan bahwa pengecualian gilt secara luas bisa "sangat berisiko". Leverage ratio dibuat sebagai pengaman sederhana yang sulit dimanipulasi, setelah ukuran berbasis risk weight gagal menangkap risiko pada krisis 2008. Pada periode itu, bank memegang aset yang menurut model internal terlihat aman. Pasar gilt sendiri pernah mengalami tekanan besar pada September 2022 ketika strategi liability-driven investment (LDI) bermasalah dan BoE harus turun tangan lewat pembelian obligasi darurat. Ada pula kekhawatiran risiko konsentrasi: bila bank berbondong-bondong masuk ke gilt karena tidak lagi "dihukum" oleh leverage ratio, sektor perbankan berpotensi menjadi sangat bergantung pada satu kelas aset. Bagi investor, implikasi langsungnya adalah potensi penurunan imbal hasil (yield) gilt bila reformasi disahkan sesuai ekspektasi. Permintaan yang lebih tinggi cenderung mendorong harga obligasi naik, sementara harga bergerak berlawanan arah dengan yield. Saham bank Inggris juga bisa diuntungkan. Barclays dan Lloyds termasuk pendukung paling vokal karena pelonggaran leverage membuka ruang neraca yang dapat langsung mereka manfaatkan. Pelaku pasar pendapatan tetap akan mencermati FSR pada 7 Juli sebagai titik penting yang dapat mengubah arah pasar.