CIO Bitwise: Pengaruh Strategy di Pasar Bitcoin Bisa Menyusut Usai Peristiwa STRC

Ringkasan Pasar AI
CIO Bitwise berpendapat bahwa pengaruh Strategy (MSTR) sebagai pembeli struktural Bitcoin satu arah kemungkinan akan memudar setelah kerangka STRC, karena kini perusahaan dapat membeli atau menjual BTC dengan lebih fleksibel untuk mengelola dividen tanpa harus mempertahankan nilai par $100. Meski risiko likuidasi digambarkan minimal dan penjualan paksa dibatasi, pergeseran ini mengurangi permintaan marjinal yang dapat diprediksi. Volatilitas STRC dibingkai sebagai deleveraging akhir siklus yang dapat membantu terbentuknya basis.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.40%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Huoxing Finance melaporkan, Matt Hougan, Chief Investment Officer Bitwise, menyoroti volatilitas STRC yang diterbitkan Strategy (MSTR). Ia menilai posisi neraca Strategy sangat kuat: perusahaan memegang sekitar US$49,6 miliar Bitcoin serta US$2,6 miliar kas. Nilai asetnya jauh melampaui kewajiban utang dan saham preferen, sehingga tidak ada risiko likuidasi. Hougan menjelaskan, kerangka modal kredit digital yang baru diperkenalkan memberi Strategy keleluasaan untuk menjual Bitcoin guna membayar dividen sesuai kondisi pasar, tanpa lagi harus menjaga ketat nilai pari STRC di US$100. Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir Strategy adalah pembeli Bitcoin terbesar di dunia sekaligus sumber permintaan yang "searah". Pola itu diperkirakan berakhir. Ke depan, Strategy akan lebih fleksibel membeli atau menjual Bitcoin mengikuti kondisi pasar. Meski begitu, perusahaan tidak akan menjadi penjual dalam skala besar karena penjualan paksa tahunan dibatasi. Jika harga Bitcoin pulih, Strategy berpotensi kembali menjadi pembeli bersih. Secara keseluruhan, Hougan memperkirakan peran Strategy pada siklus berikutnya lebih kecil dibanding siklus sebelumnya. Ia menilai volatilitas STRC mencerminkan proses pengurangan leverage berlebihan di pasar, ciri umum fase akhir bull market. Saat dana-dana dengan posisi yang tidak selaras tersingkir, dasar pasar sedang terbentuk, dan bull market baru diperkirakan mulai pada musim gugur tahun ini.