Bank Sentral Rusia Akan Izinkan Perdagangan Kripto dengan Leverage untuk Semua Investor
Ringkasan Pasar AI
Bank sentral Rusia sedang menyiapkan aturan untuk mengizinkan perdagangan margin pada mata uang kripto bagi investor profesional maupun nonprofesional, termasuk penggunaan aset digital yang disetujui sebagai agunan dengan ketentuan tercatat di bursa, penerapan haircut risiko kliring, dan pengujian wajib. Sementara batasan dan kontrol risiko bertujuan membatasi leverage ritel, kerangka ini meningkatkan institusionalisasi dan potensi likuiditas di venue teregulasi, mendukung partisipasi yang lebih luas dan selera risiko jangka pendek pada aset kripto utama.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+1.63%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bank of Russia berencana membuka akses perdagangan aset kripto dengan fasilitas margin bagi seluruh investor, baik profesional maupun ritel, setelah aturan final disahkan. Dalam skema ini, broker juga akan diperbolehkan menerima aset digital sebagai jaminan (collateral).
Untuk investor nonprofesional, batasannya akan ditetapkan oleh Bank of Russia, meski rancangan aturan belum mencantumkan angka detail. Investor juga wajib lulus tes sebelum dapat ikut serta. Selain itu, bagi peserta pasar yang tidak berkualifikasi, transaksi dengan leverage akan dikenai batas tahunan pembelian mata uang digital maksimal 300.000 rubel melalui satu perantara.
Perdagangan margin memungkinkan investor bertransaksi tidak hanya dengan dana sendiri, tetapi juga menggunakan dana pinjaman dari broker. Mekanisme ini meningkatkan risiko: kenaikan harga aset dapat memperbesar keuntungan dibanding transaksi tanpa pinjaman, tetapi penurunan harga juga dapat memperbesar kerugian.
Dalam draf dokumen, broker hanya boleh menerima mata uang digital dan hak digital sebagai jaminan transaksi margin jika dua syarat terpenuhi: aset tersebut telah disetujui untuk diperdagangkan di bursa Rusia, dan organisasi kliring menetapkan tingkat risiko (risk rate), yakni persentase yang mencerminkan tingkat kerentanan aset terhadap fluktuasi harga tajam. Bank sentral akan memasukkan aset digital ke dalam daftar aset likuid yang dapat digunakan sebagai jaminan.
Penutupan paksa posisi margin oleh broker hanya boleh dilakukan melalui order nonaddressed; metode lain hanya diperbolehkan bila tidak ada transaksi yang menggunakan addressidentifiers. Mata uang digital dan hak bank sentral juga tunduk pada ketentuan cakupan risiko yang berlaku, yakni NPR1 dan NPR2. NPR1 mencerminkan selisih antara nilai portofolio dan initial margin, sementara NPR2 mencerminkan selisih antara portofolio dan minimum margin. Jika kedua indikator turun di bawah nol, margin call terjadi dan broker wajib menutup paksa posisi klien untuk membatasi kerugian.
Bank sentral turut menetapkan kriteria kapan berbagai cryptocurrency atau hak digital dapat dianggap "identik" untuk perhitungan risiko. Cryptocurrency dinilai homogen jika dapat saling dipertukarkan dan beroperasi dalam sistem informasi yang sama, termasuk melalui satu smart contract. Hak digital dianggap homogen bila berasal dari penerbitan yang sama dan beredar dalam sistem yang sama.
Sebelumnya, Bank of Russia juga menetapkan persyaratan bagi kustodian digital, yang diwajibkan hadir di pasar Rusia mulai September untuk pencatatan aset kripto dan hak digital.