Bank of England Pertahankan Suku Bunga di 3,75% di Tengah Inflasi yang Masih Membandel
Ringkasan Pasar AI
Bank of England mempertahankan Bank Rate di 3,75% di tengah inflasi CPI sebesar 2,6%, dengan pembagian suara 6-3 yang lebih hawkish yang menandakan meningkatnya sensitivitas terhadap inflasi yang didorong energi dan efek putaran kedua dari upah. Kebijakan yang tetap mendukung kondisi likuiditas jangka dekat, tetapi pergeseran suara tersebut meningkatkan ketidakpastian seputar pertemuan September. Keputusan ini paling langsung relevan bagi GBP melalui repricing diferensial suku bunga dan premi risiko Inggris.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCFXGBP2USD/USDT+1.16%
Wawasan AI · NCFXGBP2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Komite Kebijakan Moneter (MPC) Bank of England pada 29 Juli memutuskan menahan Bank Rate di 3,75%, menegaskan posisi sulit bank sentral saat inflasi belum kembali sepenuhnya jinak sementara pertumbuhan ekonomi juga belum kuat. Keputusan itu diambil lewat pemungutan suara 6'3, dengan tiga anggota mengusulkan kenaikan 25 basis poin ke 4%.
Dari sisi harga, inflasi CPI tercatat 2,6% pada Juni 2026, masih di atas target 2% Bank of England. Tekanan utama datang dari harga energi yang bergejolak akibat konflik yang berlanjut di Timur Tengah. Premi risiko geopolitik di pasar minyak dan gas cepat merembet ke biaya utilitas, ongkos transportasi, hingga harga bahan pangan.
MPC menyebut adanya "disinflasi yang mendasar", menandakan tekanan harga domestik mulai mereda, tetapi lonjakan biaya energi impor tetap menahan angka inflasi utama. Fokus kewaspadaan berada pada risiko "dampak putaran kedua", ketika biaya energi yang tinggi memicu tuntutan upah dan penyesuaian harga yang lebih luas, sehingga membentuk lingkaran yang saling menguatkan.
Bank Rate sempat mencapai puncak 5,25% pada 2023. Sejak itu, penurunan dilakukan bertahap. Level 3,75% saat ini mencerminkan pelonggaran yang signifikan dibanding puncaknya.
Pada Juni 2026, MPC sebelumnya memilih menahan suku bunga dengan komposisi 7'2. Perubahan menjadi 6'3 pada Juli menunjukkan satu anggota tambahan bergeser ke kubu yang lebih hawkish. Seusai rilis Monetary Policy Report edisi Juli, Gubernur Andrew Bailey dan MPC menyampaikan penjelasan keputusan tersebut dalam konferensi pers pukul 12.00 BST.
Dalam dokumen resminya, Bank of England tidak menyinggung Bitcoin, stablecoin, maupun aset digital. Meski begitu, arah suku bunga memengaruhi selera risiko di seluruh kelas aset. Saat suku bunga bertahan atau turun, arus modal cenderung lebih akomodatif terhadap aset berisiko; saat suku bunga naik, likuiditas mengetat dan aset spekulatif biasanya merasakan tekanan lebih dulu.
Rapat MPC berikutnya dijadwalkan pada September 2026. Hingga saat itu, komite akan mengantongi dua bulan tambahan data inflasi, pembaruan proyeksi harga energi, serta gambaran yang lebih jelas mengenai tren pertumbuhan upah.