Tergugat Anonim Ajukan Permohonan Pembatalan Gugatan soal 39.069 Alamat Bitcoin "Tidur"

Ringkasan Pasar AI
Seorang tergugat anonim mengajukan mosi untuk menolak perkara di New York yang berupaya "merebut kembali" 39.069 alamat Bitcoin dormant yang diduga menyimpan ~3,7 juta BTC, dengan berargumen bahwa sebuah alamat adalah string data dan bukan tergugat yang semestinya atau properti yang dapat direbut kembali berdasarkan undang-undang New York tentang properti tak diklaim. Pengajuan tersebut mengurangi peluang putusan verstek dan meningkatkan ketidakpastian hukum seputar klaim kepemilikan dompet dormant, sebuah preseden potensial terkait struktur pasar dan kustodian yang relevan bagi BTC.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.48%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Sebuah tergugat anonim mengajukan permohonan untuk membatalkan gugatan di New York yang didaftarkan pada Mei, menurut Cointelegraph. Gugatan itu diajukan oleh Noah Doe bersama dua perseroan terbatas (LLC) yang terdaftar di Wyoming, yang mengklaim kepemilikan atas 39.069 alamat Bitcoin tidak aktif. Total kepemilikan di alamat-alamat tersebut diperkirakan sekitar 3,7 juta BTC, dengan nilai kira-kira US$234 miliar pada harga saat ini. Tergugat yang menggunakan identitas "John Doe 33" pada Kamis mengajukan pemberitahuan kehadiran (notice of appearance) dan permohonan pembatalan. Ia menyatakan menguasai salah satu dompet "tidur" yang tercantum dalam berkas perkara. Dalam argumennya, alamat Bitcoin hanyalah rangkaian data sehingga tidak dapat dijadikan pihak tergugat yang semestinya. Ia juga menilai alamat publik itu sendiri bukan merupakan properti yang bisa "direklamasi" berdasarkan Undang-Undang Unclaimed Property di New York. Data onchain mengindikasikan tergugat diduga terkait dengan dompet yang menerima 5.000 BTC pada April 2014 dan tidak mencatat transfer apa pun selama 12 tahun berikutnya. Nilai dompet tersebut kini diperkirakan melampaui US$300 juta. Alex Thorn, Kepala Riset Galaxy Digital, mengatakan pengajuan itu mencegah putusan verstek (default judgment) yang dinilainya "nyaris pasti" terjadi, sekaligus menantang kelemahan yurisdiksi dan dasar hukum dalam gugatan pihak penggugat.