6j yang lalu
Ekspor minyak lewat Selat Hormuz pada 2025 capai 14.95 juta bph, negara Teluk percepat rute alternatif
Data International Energy Agency (IEA) menunjukkan ekspor minyak mentah melalui Selat Hormuz pada 2025 mencapai 14.95 juta barel per hari. Dari jumlah itu, Iran menyumbang sekitar 1.69 juta barel per hari dan diperkirakan tetap bergantung pada Hormuz dalam jangka panjang karena kontrol efektifnya atas jalur tersebut. Dari sisa 13.26 juta barel per hari, sebanyak 11.5 juta barel per hari pada akhirnya dapat dialihkan lewat optimalisasi kapasitas pipa yang ada dan penyelesaian proyek yang direncanakan. Arab Saudi sebelum perang sudah menyalurkan sekitar 2 juta barel per hari melalui pipa EastWest ke pelabuhan Yanbu, sementara perkembangan ini mencerminkan diversifikasi jalur ekspor tanpa memicu gangguan pasokan secara langsung.
6j yang lalu
6-19
Rusia ancam serangan nuklir usai serangan drone Ukraina menghantam kilang minyak di selatan Moskow pada 18 Juni
Serangan drone Ukraina menghantam kilang minyak di selatan Moskow dan memicu kepulan asap tebal yang menyita perhatian luas. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memperingatkan bahwa konfrontasi langsung NATO-Rusia dapat meningkat menjadi pertukaran serangan nuklir dengan “konsekuensi katastrofik”. Ia juga mengatakan Rusia akan melancarkan serangan konvensional besar secara berkala terhadap target yang kondisinya berdampak langsung pada kesiapan tempur Ukraina. Peristiwa ini memperkuat kekhawatiran pasar atas kerentanan rantai transportasi energi kawasan Laut Hitam dan jalur Rusia-Eropa, meski tidak ada gangguan ekspor yang diketahui.
Dipilih
6-19